17 Mar 2013

sejarah yang hilang


1. Situs Mlangen

Situs Mlangen berada di Dusun Mlangen, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah. di dusun tersebut terdapat beberapa batu candi yang terbuat dari batu bata, yang tersebar di beberapa sudut rumah warga. situs ini kemungkinan masih ada kaitannya dengan Candi Wurung, Situs Mulosari dan Situs Pringapus yang memang jaraknya berdekatan.

2. Situs Sriwedani

Situs Sriweedani areal pemakaman warga yang berada di dusun Sriwedani, Desa Sledengan, Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah. di areal pemakaman tersebut banyak ditemui batu batu candi yang terbuat dari batu bata berukuran besar yang tersebar di beberapa titik di areal pemakaman.


3. Situs Ngasem

sutus berada di Dusun Ngasem, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. situs ini berupa beberapa batu candi yang ditumpuk dihalaman rumah warga. Sriyono selaku juru kunci situs menuturkan, bahwa batu candi tersebut di titipkan pihak BP3. dimana batu candi tersebut berasal dari bukit gunung sari (lokasi candi gunungsari berada)


4. Situs Cabean


situs cabean berada di areal pemakaman di Dusun Cabean, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. di pemakaman umum warga tersebut banyak ditemui batu-batu candi yang terbuat dari batu bata, dengan berbagai ukuran dan bentuk. kebanyakan batu-batu candi tersebut digunakan sebagai pondasi makam warga. warga juga tidak banyak mengetahui asal usul bangunan tersebut.


5. situs nganten kidul


Situs Nganten Kidul berada di Dusun Nganten Kidul, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa hanya tersisa 2 buah batu andersite. warga sekitar juga tidak mengetahui secara jelas bahwa di sekitar lokasi dusun mereka pernah terbangun sebuah bangunan candi. pada tahun 70an batu -batu besar (kemungkinan batu candi) banyak bercecerar di halaman rumah warga, namun oleh lambat laun batu-batu tersebut kini tak tersisa. kemungkinan digunakan warga untuk berbagai keperluan. lokasi situs ini sendiri berdekatan dengan Candi Ngawen, kemungkinan candi ini masih terkebur letusan merapi mengingan pada jaman dahulu Candi Ngawen pernah terkubur laharan merapi.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..


situs kajangkoso



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

sejarah yang hilang #4

1. SITUS BESALEN
situs besalen berada di Dusun Besalen, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY. situs ini pada tahun 1985 di pekarangan milik bapak Hadi Margono di temukan batu candi yang terbuat dari batu putih berupa beberapa fragmen stupa, fragmen tersebut ditemukan di rumah bapak rakun. selain itu ditemukan pula 2 buah stupa dan bangunan candi di halaman rumah bapak halim


2. SITUS CANDI BELURAN
situs candi beluran berada di Dusun Beluran, desa Sindomoyo, Kecamatan Godean, Sleman, DIY. di situs ini pernah diketemukan beberapa komponen peripih yang kini telah diamankan pihak BP3.


3. SITUS GEJLIG
situs gejlig berada di Dusun Gejlig Ringinan, Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. di situsini ditemukan batu candi yang terbuat dari batu putih sepanjang 10 meter, 2 buah lingga patok dan juga sebuah kemuncak.


4. SITUS DAWUNG
situs dawung berada kaki bukit boko tepatnya di Dusun Dawung, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY. situs ini ditemukan pada tanggal 17 agustus 1993 di belakang rumah bapak minto sudarmo. situs ini ditemukan pada saat ingin membangun pondasi bangunan. situs arkeologis yang ditemukan di situs ini ialah berupa: periuk perunggu sebanyak 3 buah, 3 mata uang emas, 28 lempengan emas, 6 lempengan perunggu dan 3 buah batu-batuan


5. SITUS SENDANG LANANG & WADON
situs ini berada di sendang lanang Dusun Joholanang, Desa Sindumartani, Ngemplak, Sleman, DIY. di sendang lanang ini terdapat beberapa batu candi yang tenggelam di sendang tersebut. kurang jelas asal muasal batu candi tersebut hingga berada di lingkungan sendang.


6. SITUS SUMUR TIBAN
situs sumur tiban ini berada di Dusun Lentingan, Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, DIY. di sebuah sumur yang disebuat sumur tiban terdapat beberapa batu candi yang dijadikan sebagai pondasi dinding sumur tersebut.


7. SITUS PERTAPAAN SURENGLANGAN
situs ini berada di Dusun Balerante, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, DIY. situs ini berada di sebuah gubuk yang dimana di dalamnya terdapat beberapa batu candi yang dikeramatkan.


8. SITUS PERTAPAAN SEMAR
situs pertapaan ini berada di Dusun Tegal Arum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, DIY. di sebuah lahan milik bapak partodimejo terdapat sebuah gua yang didalamnya tergletak sebuah batu candi. kuarang jelas asal muasal batu candi tersebut.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..



situs panggeran kulon




sejarah yang hilang #3

1. SITUS JAGALAN

situs ini berada di jln raya jagalan, depan SMP 1 karangnongko, desa karangnogko, klaten. situs ini berupa 2 batu komponen candi, sepertinya ini batu komponen bagian dinding luar/lokasi bagian atas pada sebuah relung arca di dinding candi. kurang jelas asal muasal dari batu candi ini. kemungkinan situs ini masih satu kompleks dengan situs candi karangnongko dan candi merak




situs cupuwatu

situs cupuwatu berada di dusun cupuwatu, prwomartani, kalasan, sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. di dusun cupuwatu ini banyak ditemui beberapa tinggalan arkeologis masa klasih berupa batu-batu candi di beberapa sudut rumah warga.
batu candi di dusun cupuwatu

batu candi yang kini tersisa di dusun inipun kebanyakan hanya berupa batu-batu polos dan batu skat batu candi. tidak banyak batu berukir yang kini masih tersisa di dusun ini. kemungkinan batu-batu candi tersebut telah banyak yang dijadikan sebagai pondasi rumah warga. dalam penyebaran batu candinyapun terdapat di 2 dusun yang ukurannya cukup luas yaitu dusun cupuwatu I dan dusun cupuwatu II.

batu candi di dusun cupuwatu

sebenarnya di dusun in ipernah ter dapat tinggalan arkeologis berupa stupa yang berbentuk seperti sebuah lingga. stupa sendiri merupakan perlambangan dari agama budha sedangkan lingga merupakan perlambangan dari agama hinda. dan mengeranai batu candi tersebut kegunaannya pada jaman dahulu untuk apa, masih kurangbisa dipastikan. sebab masih kurangnya informasi terdalam oleh beberapa sumber.
tugu cupuwatu yang ini berada di gedung agung jogja


tugu cupuwatu ini kini berada di gedung agung jogja karta yang berada di jalan malioboro. ada yang menyebutnya dengan nama monumen dagoba yang tingginya sekitar 3,5 meter dan terbuat dari batu andersit. warga jogja sendiri ada beberapa yang menyebutnya dengan nama tugu lilin. sebab bentuknya seperti sebuah lilin. kemungkinan stupa cupuwatu ini di bawa ketika belanda masih menjajah kota jogjakarta dan dibawa oleh menier-menier belanda tersebut.
tugu cupuwatu yang ini berada di gedung agung jogja 


dengan adanya tinggalan arkeologis di dusun cupuwatu bisa dipastikan dusun cupuwatu purwomartani pada jaman dahulu digunakan sebagai tempat peribadatan umat budha/hindu.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

sejarah yang hilang #2

candi memang tak selamanya identik dengan tumpukan batu batu kuno yang bentuknya sungguh menawah dan megah. sebenarnya masih banyak lagi nasib candi-candi yang kini hanya tinggal nama ataupun hanya tersisa 1 taw dua batu dari bertumpuk-tumpuk batu yang semestinya masih tersisa. memang ketidak pedulian dan kurangnya peduli akan nilai-nilai sejarah yang begitu besar dari beberapa bongkah batu tersebut. dan dibawah ini ialah beberapa situs candi yang sepertinya mereka hanya bisa dikenang dan bahkan tidak sedikit pula yang mengetahui secara jelas tentang keberadaan mereka.


1. situs macanan

situs macanan berada di dusun macanan desa madurejo, prambanan sleman. situs in ikini hanya menyisakan 2 buah batu candi yang berada di halaman rumah warga. sebenarnya masih banyak batu putih polos yang ukurannya begitu besar-besar, namun kurang jelas apakan itu merupakan komponen dari batu penyusun candi. dan kini situs macanan hanya tinggal cerita saja


2. situs ringinsari

situs ringinsari berada di dusun ringinsari, desa bokoharjo, Prambanan, sleman. dan berada tepat didepan gunung menjulang yang di atas bukitnya kraton ratu boko yang megah berdiri kokoh disana. saat in iyang tersisa di dusun ringinsari hanya sebuah kemuncak yang berada di halaman rumah warga. dan menurut warga sekitar dahulu di sekitar batu in ikini tergletak memang banyak ditemui batu-batu candi namun kini telah habis digunakan sebagai pondasi rumah warga. dan yang tersisa hanya 1 buah kemuncak ini saja.
3. situs gempol

situs gempol yang berada di dusun gempol, desa kebondalem kidul, Prambanan, klaten ini kini nasibnya juga tak kalah memprihatinkan sebab banyak batu candi polos yang tergletak dirumah warga dan hanya dijadikan sebagai pondasi rumah warga. dan memang yang tersisa hanyasebuah batu berukir yang tergletak dipinggir jalan. yang bentuknya seperti bentuk lingkaran yang identik dengan komponen dari sebuah bangunan stupa.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..
Kamis, 26 Agustus 2010 |

sejarah yang hilang #1

jogja menyimpan beribu peradapan masa lalu yang masih bisa dilihat jejaknya. seperti halnya sebuah sejarah yang telah lama punan namun berbekal sebuah 1 buah fakta. sejarah tersebut masih tetap abadi dan masih menjadi sebuah misteri yang tak kan pernah bisa terpecahkan.

dan setelah berjelajah menyusuri kota jogja yang penuh ke anekaragaman akhirnya inilah beberapa cerita mengenai penemuan batu candi yang tersisa ataupu sebuah sejarah yang hilang yang kini hanya menyisakan dongeng yang hanya bisa dibayang-bayang.


1. situs sonosari

di dusun sonosari desa tegaltirto, berbah sleman, jogjakarta. tahun 2008 yang lalu di gemparkan atas penemuan pondasi kaki candi yang berada di sebuah toko pembuantan tahu, yang hendak membuat sebuah rumah tinggal namun malah menemukan beberapa batu candi , namun kini semua batu candi yang dahulu di temukan banyak yang dibawa petugas BP3 ke prambanan dan batu yang tersisa, kemudian di pendam kembali di bawah tanah. dan kini ta ada satupun batu candi yang tergletak di sekitar penemuan candi.
dibawah rumah ini batu candi sonosari terpendam


2. situs ngaglik

situs ngaglik yang berada di dusun ngaglik, bokoharjo, prambanan, sleman, jogjakarta. kini hanya menyisakan sebuah batu yang tergletak di sebuah perkebuanan warga, menurut sang empu yang menyembunyikan batu tersebut, di sekitar tanah ini banyak di terdapat batu candi namun kini ta tersisa, semua di bawa ke prambanan, hanya tersisa 1 batu ini, makanya sang empu menyembunyikannya di semak blukar agar ta diambil oleh petugas. bila di ambil maka semua sejarah di dusun tersebut ta akan tersisa apapun.
batu candi dusun ngaglik bokoharjo, prambanan

3. situs jobohan

di dusun jobohan, desa bokoharjo, prambanan sleman, jogjakarta. terdapat 5 buah batu candi ,yang di gunakan sebagai bagar halaman, namun kurang jelas batu candi ini darimana asalnya, sebab menurut empu yang punya rumah batu-batu tersebut sebelum ia menempati rumah tersebut

batu candi dusun jobohan bokoharjo, prambanan

4. situs paleman

menurut data dari BP3 di dusun peleman desa bokoharjo, sleman, jogjakarta. termasuk kedalam kawasan suaka purbakala, sebab menurut dari beberapa sumber di dusun tersebut perah terdapat sebuah candi besar. namun kini batu candinya ta tersisa. ya tersisa hanya sebuah puncak ratna yang tergletak di pinggir jalan. warga sekitar juga tidak mengetahui pasti candi tersebut berada dimana.
batu candi dusun peleman bokoharjo, prambanan

5. situs kranjan

di dusun kranjan, desa bokoharjo, prambanan, sleman, jogjakarta. tergletak sebuah batu candi di pinggir jalan. batu candi tersebut berbentuk sebuah bongkahan batu candi dengan ukiran ornamennya masih terlihat jelas. menurut beberapa warga sekitar batu tersebut sudah lama tergletak disitu, dan berkembang isu bahwa batu tersebut berasal dari dusun jobohan, tempat dimana situs watu geddig berada.
batu candi dusun kranjan bokoharjo, prambanan


6. situs grogol

di dusun grogol, desa sumberejo, prambanan, sleman, jogjakarta. tergletak beberapa batu candi di beberapa sudut. termasuk sebuah batu candi dengan sebuah ukiran ornamennya yang masih terlihat jelas. kemungkinan di sekitar batu ini berada terdapat sebuah candi besar. ta jauh dari dusun ini yaitu di dusun polangan dan krapyak juga dulu terdapat subuah yoni namun kedua yoni di dua dusun tersebut telah dibawa ke prambanan akhir bulan mei 2010 yang lalu.
batu candi dusun grogol sumberejo prambanan


7. situs puren

menurut data dari BP3 di dusun puren, desa condong catur, depok, sleman. pernah ditemukan beberapa arca dan juga batu-batu candi pada tahun 80-an, namun saat ini di dusun ini ta ada 1 pun batu candi yang tersisa. sebagian arca dan artefak candi di simpan di fakeultas sejarah sanata darma dan sebagian lagi di timbun kembali di bawah tanah. dan kemudian di atas timbunan batu candi yang tersisa itulah di bangun sebuah bangunan yang sekarang di kenal dengan nama wisma rosari.

batu candi di timbun di bawah wisma rosari


8. situs senden

di dusun senden desa selomartani, kalasan, sleman. dahulu pernah di temukan sebuah arca dan juga beberapa batu candi di persawahan warga tahun 70-an. arca yang di temukan di dusun ini lalu di bawa oleh petugas purbakala setelah itu batu-batu candinya kemudian di pendam kembali.

di tengah persawahan di samping gapura inilah, arca dan batu candi di temukan


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..