9 Feb 2013

AWAL SEBAB PENYAKIT



1.Ada banyak sekali kejadian seseorang yang mengalami sakit / penyakit, yang sebenarnya penyebab awal sakitnya adalah karena masuk angin atau karena adanya pengaruh negatif mahluk gaib seperti kesambet atau ketempelan mahluk halus, atau juga karena pelet, guna-guna, teluh atau santet.

2.Sakit masuk angin, berat atau ringan, adalah kejadian biasa. Tetapi yang tidak diperhitungkan oleh banyak orang adalah akibat dari masuk angin ini bisa menyebabkan sakit lain yang lebih berat dan parah.

Tubuh manusia mempunyai suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk menolak benda-benda asing yang dianggap berpotensi merusak / membahayakan tubuh. Yang umum adalah dalam bentuk bersin-bersin, batuk-batuk, dan pengeluaran cairan tertentu sebagai upaya penolakan tubuh supaya benda-benda asing tidak diserap oleh tubuh.

Partikel di udara, asap knalpot, asap rokok, debu, udara dingin dan lembab, dan masuk angin pada hidung (hidung terasa dingin / beku), tenggorokan dan saluran pernafasan akan dideteksi oleh tenggorokan dan paru-paru sebagai benda asing, ancaman, sehingga tenggorokan dan paru-paru akan meradang dan mengeluarkan cairan untuk menolaknya supaya tidak terserap tubuh.

Di dalam tubuh manusia juga hidup banyak jenis bakteri, virus, amuba, jamur dan banyak macam parasit. Dalam kondisi sehat, keberadaan mahluk-mahluk kecil itu tidak menyebabkan manusia sakit, karena tubuh manusia mempunyai mekanisme untuk mengontrol perkembangan komunitas mereka. Tetapi ketika tubuh merasa "diserang", sehingga bagian-bagian tertentu tubuh menjadi sensitif dan meradang, suhu tubuh naik (demam) dan banyak mengeluarkan cairan, maka mahluk-mahluk kecil tersebut mendapatkan tempat yang 'kondusif' untuk berkembang biak. Ketika perkembang-biakan ini sudah mencapai jumlah yang banyak dan mereka aktif mencari "makan", barulah mereka menyebabkan sakit pada manusia. Dalam kasus ini, keberadaan mahluk-mahluk kecil tersebut di dalam tubuh manusia tidak menyebabkan manusia jatuh sakit, tetapi mereka akan memperparah kondisi sakit manusia setelah mereka berkembang biak.

Bila tubuh kita mendeteksi adanya benda-benda asing tersebut, biasanya akan segera, tanpa dapat kita kontrol sebelumnya, tubuh kita akan melakukan penolakan yang bentuknya bisa berupa bersin-bersin, batuk-batuk atau mengeluarkan cairan tertentu untuk menolak benda asing tersebut supaya tidak terserap oleh tubuh. Jadi, bersin-bersin, batuk-batuk dan pengeluaran cairan tersebut tidak selalu berarti kita sedang sakit, tetapi adalah upaya tubuh untuk menolak benda asing. Dalam hal pengeluaran cairan tubuh, bila kondisi kita semakin lemah dan memburuk, ditambah berkembangnya komunitas "mahluk-mahluk kecil" itu, maka tubuh akan kehilangan daya untuk mengontrol pertahanan tubuh, sehingga apapun yang masuk ke dalam tubuh, termasuk makanan, akan dapat dianggap sebagai ancaman, sehingga pengeluaran cairan itu akan semakin berlebihan.

Bila cairan yang dikeluarkan sudah banyak terakumulasi, di hidung akan menjadi ingus, di tenggorokan akan menjadi dahak dan di paru-paru sering disebut paru-paru basah yang menyebabkan seseorang sulit bernafas dan mudah tersengal-sengal, karena volume paru-paru yang seharusnya digunakan untuk memproses udara menjadi berkurang oleh keberadaan cairan tersebut. Keberadaan cairan itu juga menyebabkan banyak bakteri, virus, dsb, berkembang biak, sehingga ketika jumlahnya sudah banyak, menyebabkan manusia menjadi sakit flu, pilek, batuk, TBC, dsb, sesuai jenis kuman yang sebelumnya sudah ada.

Angin yang masuk ke dalam lambung pencernaan akan menyebabkan perut kembung dan kelenjar pankreas akan mengeluarkan getah lambung untuk menetralisir kondisi lambung, sehingga menyebabkan getah lambung berlebih. Getah lambung yang berlebih, karena sifat asamnya, dapat menyebabkan sakit maag (dinding maag terluka karena terkikis oleh asam lambung). Sering meminum minuman bersoda juga dapat menyebabkan dinding lambung terkikis dan terluka.

Bila kembungnya perut terlalu parah dan klep maag tidak juga membuka, maka kembungnya maag akan menekan ulu hati, jantung dan paru-paru. Manusia akan merasakan sakit dan sulit bernafas. Kondisi ini yang sering disebut  angin duduk  dan dapat mengakibatkan kematian.

Minum air putih hangat agak panas berguna untuk membuka klep lambung, sehingga udara di dalamnya dapat keluar dalam bentuk sendawa. Untuk mengobati perut kembung, sebaiknya jangan digunakan minuman bersoda, karena bila klep maag-nya tidak terbuka dan udara tidak bisa keluar, tambahan gas soda-nya justru akan memperparah keadaan. Kebiasaan meminum minuman bersoda juga akan merusak asam lambung, sehingga maag dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna.

Usus yang mendeteksi adanya ancaman, misalnya masuk angin dan makanan pedas, akan mengeluarkan cairan untuk menolaknya supaya tidak diserap usus, yang kemudian menyebabkan manusia merasa mulas perutnya dan buang-buang air. Cairan perut berlebih juga dapat menyebabkan berkembang biaknya bakteri dan amuba di saluran pencernaan yang dapat berkembang menjadi diare dan disentri.

Bagi yang perutnya 'cengeng', biasanya gampang merasa mulas-mencret dan buang-buang air, terutama di pagi hari, karena malam harinya perutnya kembung. Ada terapi untuk membuat maag dan usus lebih kuat, tidak cengeng, yaitu dengan makan tape singkong atau mangga yang sudah matang selama beberapa hari atau beberapa minggu, dimakan setelah bangun tidur, sebelum sarapan. Tujuannya adalah untuk membuat maag dan lambung lebih kuat, tidak cengeng, tidak terlalu sensitif, tidak mudah sakit maag atau mulas buang-buang air.
Sistem pencernaan yang kurang baik juga dapat menyebabkan sari-sari makanan tidak terurai dengan baik, yang kemudian dapat menyebabkan penyakit asam urat dan kolesterol. Penyakit asam urat dan kolesterol terutama disebabkan oleh sistem metabolisme tubuh yang kurang baik, sehingga di dalam proses pembakaran energi tubuh banyak menyisakan sampah-sampah metabolisme berupa asam urat dan kolesterol.

Masuknya angin ke dalam darah bisa melalui penyerapan di usus atau melalui saraf leher bagian belakang. Bila masuknya angin melalui saraf di leher bagian belakang, biasanya badan akan mengeluarkan keringat dingin, kepala terasa berat, pusing / pening.

Bila masuk angin ini sampai masuk terserap ke dalam darah, maka di dalam darah akan terjadi gelembung-gelembung udara kecil dan dapat menyebabkan sakit di banyak tempat. Bila gelembung-gelembung udara ini cukup besar dapat menyebabkan tersumbatnya aliran darah di pembuluh darah, jantung dan otak (stroke).

Tidak seperti yang dibayangkan orang selama ini bahwa masuk angin hanya menyebabkan sakit flu dan pilek saja. Ada beberapa sakit-penyakit yang awalnya disebabkan oleh masuk angin, tergantung di bagian tubuh mana yang mengalami masuk angin.
- Masuk angin di bagian paru-paru dan saluran pernafasan dapat menyebabkan radang tenggorokan dan
  radang saluran pernafasan, hidung berlendir dan tenggorokan berdahak, flu, pilek, batuk, paru-paru basah,
  TBC, dsb.
- Masuk angin di bagian maag dapat menyebabkan perut kembung, mual, asam lambung berlebih, sakit
  maag, rusaknya sistem pencernaan dan angin duduk.
- Masuk angin di bagian usus atau saluran pencernaan dapat menyebabkan rusaknya sistem pencernaan,
  perut mulas, diare, disentri, buang-buang air, infeksi usus, radang usus buntu, dsb.
- Masuk angin di kepala dapat menyebabkan kepala terasa berat, pusing dan pening.
- Masuk angin di tulang belakang di bagian pangkal tengkorak dapat menyebabkan sakit persendian di
  seluruh tubuh dan sakit flu tulang.
- Masuk angin di tulang belakang di bagian tulang ekor dapat menyebabkan tulang, urat dan otot di seluruh
  tubuh terasa linu / ngilu.
- Masuk angin di bagian akar gigi dapat menyebabkan gigi ngilu.
- Masuk angin di dalam darah berupa gelembung-gelembung udara kecil dapat menyebabkan badan
  demam, panas dingin atau mengeluarkan keringat dingin, sakit persendian, otot dan urat terasa linu, kaki
  terasa dingin dan kesemutan, kepala terasa berat dan pusing, dsb.
- Masuk angin di dalam darah berupa gelembung-gelembung besar dapat menyebabkan penyumbatan
  pembuluh darah di seluruh tubuh, jantung dan otak.

Sebaiknya kita selalu menjaga supaya tubuh selalu fit dan sering memakan makanan yang banyak berbumbu rempah-rempah supaya badan selalu hangat. Bila kondisi tubuh kurang fit jangan lupa untuk meminum minuman hangat, vitamin C dan meminum obat tolak angin.

Sering mengkonsumsi vitamin C dosis ringan dapat membantu sistem metabolisme tubuh.  Vitamin C bekerja dengan cara menambah kemampuan tubuh dalam proses pembakaran energi, sel-sel tubuh lebih baik dalam proses pelepasan panas, sehingga tubuh terasa lebih hangat, sehat, segar dan berenergi dan juga membantu tubuh untuk tidak menyisakan sampah-sampah metabolisme seperti asam urat dan kolesterol. Vitamin C juga membantu metabolisme tubuh dalam menguraikan butiran-butiran angin di dalam darah menjadi gas yang lebih halus dan akan terlepas ke udara lewat paru-paru. Vitamin C juga membantu metabolisme dalam mengisolasi partikel-partikel berbahaya di dalam darah dan mengisolasi yang sudah terakumulasi di liver / hati, sehingga menjadi tidak berbahaya bagi tubuh.

Walaupun seringkali tidak dianggap berbahaya oleh dokter, sering mengkonsumsi Vit.C dalam dosis tinggi dapat mengakibatkan efek yang kurang baik bagi tubuh. Terlalu banyak vitamin C dapat menyebabkan pecahnya butir-butir sel tubuh, yang dalam kondisi parah dapat mengakibatkan tubuh terasa panas dan rusaknya sel-sel kulit atau pigmen kulit menjadi putih seperti kusta.

Penyakit kolesterol disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mencerna makanan berlemak dengan sempurna, sehingga menyisakan sampah-sampah metabolisme. Dalam percernaan, lemak diuraikan menjadi asam lemak. Seharusnya asam lemak itu bersifat jenuh, memiliki ikatan molekul yang kuat (kolesterol baik), sehingga setelah diserap oleh usus, asam lemak itu akan menyatu dengan lemak tubuh yang lain (menambah kegemukan). Tetapi kekurang-sempurnaan pencernaan menyebabkan asam lemak itu tidak terurai dengan baik, sehingga menjadi asam lemak tak jenuh, yang ikatan molekulnya lemah, sehingga tidak kuat menyatu dengan lemak yang lain, akan terlepas dari ikatannya dan beredar di dalam darah menjadi kolesterol jahat yang menyebabkan darah menjadi kental seperti bubur, memberatkan kerja pompa jantung, dan dapat menyebabkan suplai darah ke otak dan pembuluh-pembuluh darah kecil mengalir lambat atau bahkan tersumbat.

Makanan dan minuman coklat berguna untuk memperbaiki metabolisme tubuh. Lemaknya baik untuk membangun energi tubuh, dan juga berguna untuk memperbaiki ikatan molekul lemak di dalam darah, sehingga lemak di dalam darah tidak menjadi kolesterol jahat, tetapi menjadi kolesterol baik dan akan menyatu dengan lemak tubuh yang lain, tidak beredar di dalam darah. Menurunkan kadar kolesterol jahat juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi jus buah mengkudu (buah pace), atau mengkonsumsi rebusan daun mengkudu.

Perasan buah jeruk yang ditambahkan pada makanan daging dan berlemak, terutama yang berkuah seperti sop dan gulai, dapat membantu penguraian lemak di dalam pencernaan, mengurangi jumlah terjadinya asam lemak tak jenuh / kolesterol jahat.

Minuman panas dan teh manis panas berguna untuk memacu metabolisme tubuh, ditandai dengan tubuh terasa hangat dan mengeluarkan keringat panas. Sebaiknya dihindari meminum teh dari bahan teh tubruk ataupun teh celup yang lembab, dan juga tidak meminum teh / kopi yang sudah menginap satu malam atau sudah lebih dari satu hari. Minuman teh dan kopi yang sudah teroksidasi oleh udara malam dapat memberi efek melemahkan / merusak organ-organ dalam tubuh, seperti jantung, liver, ginjal, otak dan pankreas.

Kelenjar pankreas berfungsi menghasilkan getah lambung untuk pencernaan dan menghasilkan hormon insulin untuk mengendalikan tingkat kadar gula darah. Banyak meminum minuman manis tidak merusak pankreas dan tidak menyebabkan sakit gula / diabetus / kencing manis. Tetapi banyak memakan permen dan gula-gula kristal lainnya dapat membebani kerja pankreas.

Meminum teh / kopi yang sudah teroksidasi udara malam dapat melemahkan pankreas. Pankreas yang sudah lemah / rusak akan melemahkan kemampuannya menghasilkan getah lambung, sehingga sistem pencernaan menjadi tidak baik. Pankreas yang sudah lemah / rusak juga akan melemahkan kemampuannya menghasilkan hormon insulin, sehingga kadar gula darah menjadi tinggi dan dapat menyebabkan sakit diabetus / kencing manis.

Dalam mengobati sakit diabetus / kencing manis, obat-obatan kedokteran dan suntikan insulin hanya ditujukan untuk menurunkan kadar gula darah, tidak untuk menyembuhkan. Sebaiknya diupayakan juga pengobatan alternatif, seperti dengan tenaga dalam / prana, ramuan herbal atau pijat refleksi, untuk mengembalikan kondisi pankreas supaya kondisinya menjadi baik kembali, sehingga bila pankreas sudah dapat berfungsi kembali dengan baik, dapat menghasilkan insulin lagi dengan baik, maka tidak lagi diperlukan obat-obatan dokter untuk menurunkan kadar gula darah.

Pengobatan sakit ginjal dekat hubungannya dengan buah semangka merah berbiji.
Sakit gagal ginjal bisa dicoba disembuhkan dengan sering minum jus semangka (daging merahnya).
Jus ini tidak dianjurkan untuk yang menderita diabetus / kencing manis.

Sakit batu ginjal atau batu kandung kemih, bisa dicoba diobati dengan jus daging kulit semangka (bagian putihnya). Belilah satu atau beberapa buah semangka merah berbiji. Untuk pengobatan ini semua bagian putih dekat kulitnya dibuat jus. Minumlah dalam jumlah banyak, supaya batunya dapat hancur halus seperti pasir. Jika minum jus-nya sedikit dikhawatirkan batunya tidak akan hancur halus dan akan terasa sakit pada saat keluarnya melalui saluran kencing.
Batu ginjal atau batu kandung kemih juga dapat disembuhkan dengan cara yang sama dengan pengobatan santet, dengan cara memindahkan batunya ke dalam telur ayam, dsb.

Mineral garam yang berlebih di dalam tubuh seharusnya akan dikeluarkan bersama keringat (sehingga keringat menjadi asin), atau akan menumpuk menjadi kerak-kerak di pembuluh darah. Tetapi bila kondisi ginjal sudah kurang baik, mineral garam akan menerobos "saringan" ginjal dan akan mengendap / mengkristal menjadi batu ginjal atau batu kandung kemih. Renang, atau berendam di air sebatas leher, mandi sauna dan olah raga ringan yang teratur berguna sekali untuk menyehatkan tubuh dan membantu mengeluarkan gas-gas sisa pembakaran tubuh lewat paru-paru dan membantu mengeluarkan mineral garam berlebih bersama keringat.

Berendam di air sebatas leher juga berguna untuk mengobati sakit asma dan sesak nafas. Ketika kita turun ke dalam air untuk berendam di air sebatas leher, kita akan merasakan tekanan air pada tubuh kita. Karenanya untuk sesaat kita akan merasa dada agak sakit dan sulit bernafas. Tetapi beberapa saat kemudian rasa sakit di dada dan sulit bernafas tersebut akan berangsur-angsur hilang dan dada terasa lega, karena dada dan paru-paru secara alami akan menggembung melawan tekanan air. Itu adalah mekanisme alami tubuh untuk melawan tekanan air. Bila kegiatan berendam di air sebatas leher ini dapat dilakukan secara rutin, maka aktivitas ini akan menjadi terapi yang baik untuk sakit asma dan sesak nafas.


Tekanan darah rendah bisa berasal dari jantung yang lemah atau pembuluh darah yang terlalu lentur, yang dapat mengakibatkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh menjadi kurang lancar (alirannya lemah). Akibatnya suplai darah, oksigen dan zat-zat makanan ke seluruh organ tubuh menjadi kurang lancar dan dapat menyebabkan kerusakan banyak organ tubuh, kepala berat / pusing, stamina tubuh lemah dan mudah masuk angin. Orang yang tekanan darahnya rendah, bila sakit berat dapat menjadi komplikasi, karena banyaknya organ tubuh yang sudah rusak. Tekanan darah rendah juga dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami depresi (tekanan batin). Gangguan kesehatan dari tekanan darah rendah dapat diminimalisir dengan aktif beraktivitas / berolah raga, hidup bersemangat, dan memanfaatkan penggunaan rempah-rempah dalam makanan. Bubur ketan hitam dapat membantu menyehatkan jantung.

Tekanan darah tinggi biasanya berasal dari pembuluh darah yang mengeras, tidak lentur lagi, yang bisa disebabkan oleh usia tua atau banyaknya kerak-kerak di pembuluh darah. Banyaknya kerak-kerak di pembuluh darah dapat menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah, jantung dan otak. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan saraf-saraf dan otot tegang, mudah emosi, mudah sakit maag, kepala pusing / pening. Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang halus, seperti di otak dan mata. Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami stress.
Gangguan kesehatan dari tekanan darah tinggi dapat diminimalisir dengan tidak terlalu aktif beraktivitas / berolah raga dan meminum obat pembersih darah, seperti untuk membersihkan asam urat dan kolesterol. Lebih baik lagi bila pembuluh darahnya dapat dilenturkan lagi / diremajakan, misalnya dengan pengobatan tenaga dalam murni / tenaga prana.

Bubur kacang hijau banyak mengandung karbohidrat dan vitamin E alami, sangat berguna membantu mempercepat pertumbuhan sel-sel baru untuk menggantikan sel-sel lama yang mati. Berguna untuk menjaga kesehatan atau dalam proses penyembuhan penyakit. Bubur kacang hijau juga berguna untuk membuat kulit tubuh dan wajah lebih sehat, bersih, cerah dan bersinar.

Banyak makan buah-buahan dapat menyehatkan tubuh, karena kandungan vitamin dan zat-zat lain di dalamnya. Tetapi buah-buahan yang sudah dijadikan minuman jus buah, kandungan vitaminnya akan hilang, tetapi berganti menjadi anti-oksidan yang berguna untuk membantu pertahanan tubuh terhadap penyakit.

Apa yang dituliskan di atas adalah kejadian-kejadian yang bersifat alami duniawi manusia. Selain itu, ada juga kejadian penyebab awal suatu sakit penyakit yang disebabkan oleh pengaruh atau perbuatan mahluk halus terhadap manusia (misalnya dalam tulisan :  Pengaruh Gaib Thd Manusia).



-----------------


Bila anda mengalami suatu sakit / penyakit yang tidak sembuh oleh dokter, atau sembuh tetapi sering kambuh, jangan sungkan untuk mengupayakan cara pengobatan alternatif, seperti pengobatan dengan tenaga dalam / prana, ramuan herbal dan pijat refleksi. Atau mungkin dipertimbangkan mungkinkah sakitnya dipengaruhi oleh keberadaan sesuatu mahluk gaib dan cobalah untuk mengobatinya secara alternatif. Bisa juga dicoba untuk mandi dengan air rendaman daun kelor. Biasanya dilakukan terakhir sebagai bilasan mandi, dilakukan guyuran air dari atas kepala hingga basah seluruh tubuh.

Jenis mahluk gaib yang terpengaruh oleh air rendaman daun kelor ini hanyalah mahluk gaib tingkat rendah, seperti golongan dedemit kuntilanak dan gondoruwo, dan jin yang kekuatan gaibnya rendah, yang banyak digunakan untuk pelet dan guna-guna.


Pembersihan gaib dengan mandi rendaman daun kelor hanya berguna untuk bagian yang basah tersiram air tersebut. Bila keberadaan gaibnya tidak di dalam tubuh, misalnya di pojok kamar tidur, di ruang tamu, dsb, berarti dia tidak terpengaruh. Walaupun begitu, dengan siraman air itu kita bisa menetralisir pengaruh gaibnya terhadap tubuh kita. Bila mandi dengan rendaman daun kelor ini terasa memberikan efek yang baik untuk kita, maka kita bisa mengulanginya lagi secara periodik untuk menetralisir efek negatif dari sesuatu gaib. (Baca juga : Benda-benda Bertuah Lain ).

Catatan:  bila anda dengan sengaja memiliki susuk atau khodam pendamping, jangan melakukan mandi dengan rendaman daun kelor, karena mungkin akan menyebabkan susuknya hilang atau khodam pendamping anda pergi

4 Feb 2013

foto rumah adat bali eksotis


Gambar Rumah Adat Bali


Gambar Rumah Adat Bali - Berikut ini beberapa gambar rumah adat bali yang berhasil ane dapatkan setelah berselancar di google. Semoga gambar rumah adat bali ini bermanfaat bagi anda.
Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali Gambar Rumah Adat Bali
Chris Martin is offline   Reply With Quote

Gambar Rumah Adat Jawa


Gambar Rumah Adat Jawa Tengah


Gambar Rumah Adat Jawa Tengah - Berikut ini beberapa gambar rumah adat jawa tengah yang berhasil ane dapatkan setelah berselancar di google. Semoga gambar rumah adat jawa tengah ini bermanfaat bagi anda.

Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Gambar Rumah Adat Jawa Tengah

Keindahan Segitiga Berlian Di Banyuwangi


Keindahan Segitiga Berlian Di Banyuwangi


Kota Banyuwangi tenyata menyimpan keindahan alam yang sangat luar biasa namun tidak banyak orang yang mengetahuinya. Sunrise of Java alias Banyuwangi, Jawa Timur, tidak banyak yang tahu keindahannya. Adalah Segitiga Berlian yang menjadikan kecantikannya luar biasa.

"Banyuwangi dijuluki Sunrise of Java karena berada di ujung Pulau Jawa .Matahari terbit paling awal di sana," tutur Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Banyuwangi, selain dijuluki Sunrise of Java, juga dikenal memiliki Triangle Diamond atau segitiga berlian. Ini menjadi tiga titik pariwisata utama di kabupaten ini.

"Triangle Diamond terdiri dari Kawah Ijen, Pantai Sukamade, dan Alas Purwo," ujar Azwar. Pariwisata memang menjadi unggulan dari Kabupaten Banyuwangi, selain pertanian, UMKM, pendidikan, dan kesehatan.

"Pengembangan wisata kami berbasis kearifan lokal dan juga ecotourism karena kami diapit tiga taman nasional," imbuhnya.

Banyuwangi menawarkan keindahan Kawah Ijen dengan perkebunan kopinya, Pantai Sukamade yang indah dan terkenal sebagai tempat berkembang biak penyu, serta Alas Purwo yang memiliki Pantai Plengkung, dikenal sebagai pantai surfing terbaik di Pulau Jawa.

Kabupaten Banyuwangi selain menjadi perlintasan dari Jawa ke Bali, juga merupakan daerah pertemuan berbagai jenis kebudayaan dari berbagai wilayah. Budaya masyarakat Banyuwangi diwarnai oleh budaya Jawa, Bali, Madura, Melayu, Eropa, dan budaya lokal yang saling mengisi dan akhirnya menjadi tipikal yang tidak ditemui di wilayah manapun di Pulau Jawa.

Kesaktian Sultan Agung Mampu Menghilangkan Singgasana

Kesaktian Sultan Agung Mampu Menghilangkan Singgasana


 

              Kerajaan-kerajaan zaman dulu di tanah air mempunyai ensiklopedia klenik yang menarik. Seperti kisah Sultan Agung dengan Ki Juru Taman, abdinya yang berwujud raksasa siluman. Karena kesaktiannya, Juru Taman selalu mendapat kepercayaan dari Sultan Agung untuk melaksanakan tugas-tugas yang penting dan berat. Tugas-tugas ini adalah tugas negara yang rahasia. Juru Taman itu dulunya abdi Kanjeng Panembahan Senapati, kakek Sultan Agung. Ketika terjadi peperangan di Pajang, Juru Taman berhasil membunuh sultan Pajang. Itulah sebabnya Panembahan Senapati sangat senang kepadanya. Sultan Agung menerima Juru Taman sebagai suatu wasiat yang diwariskan kakeknya almarhum.
SUATU ketika Sultan Agung bermaksud akan pergi ke Banten, jajahannya yang belum takluk. Ia ingin melihat dari dekat wilayah bakal medan perangnya ini. Karena itu, kepergiannya haruslah diam-diam, tidak diketahui orang. Sultan Agung memanggil Juru Taman dan bermaksud menggunakan kesaktian abdi setianya ini untuk tugas rahasia Itu. Setelah sembah hormat, dengan cekatan Juru Taman mengangkat singgasana lalu membumbungkannya ke angkasa, sementara Sultan Agung masih duduk di atasnya. Dengan masih bersinggasana ini, Sultan Agung melesat ke angkasa secepat kilat menuju kerajaan Banten.
Sungguh takjub Sultan Agung dengan kesaktian abdi gaibnya ini karena dalam waktu sekejap saja telah sampai ia di angkasa kerajaan Banten. Dari atas, Sultan Agung dapat dengan jelas melihat keadaan kerajaan di jauh sebelah barat Mataram ini, dengan tanpa diketahui oleh siapapun. Ketika itu di istana Banten sedang berlangsung pertunjukan wayang kulit dengan meriahnya. "Turunkan aku ke bawah, Ki Juru Taman," perintah Sultan Agung tiba-tiba. "Aku ingin melihat wayang Banten apakah sama dengan wayang Mataram," begitu titah raja yang agung ini.
Kemudian Sultan Agung diturunkan oleh Ki Juru Taman di pendapa istana itu. Sultan Agung masih tetap duduk di singgasananya. Sementara Juru Taman dengan wujud gaibnya berjaga demi keselamatan sang raja junjungannya.
Mendapati seorang priyayi yang hadir tiba-tiba di tengah pertunjukan wayang, orang-orang yang ada di pendapa itu terkejut dibuatnya. Mereka heran bagaimana cara datangnya priyayi ini. Apalagi kedatangannya disertai bau harum bagai wangi gunung bunga. Dan yang lebih mengherankan lagi, priyayi ini masih duduk di singgasananya dengan segala kebesaran seorang raja.
Serta merta yang hadir menundukkan muka kena pengaruh wibawa dari wajah Sultan Agung yang bersinar bak rembulan. Raja Banten pun datang dengan sikap sangat hormat dan serta merta menyatakan baktinya. Sultan Agung menaklukan kerajaan Banten tanpa peperangan.
Karena merasa rajanya akan aman di tempat itu, Juru Taman pergi menemui teman-temannya, bangsa siluman di negeri Banten. Sepeninggal Juru Taman, Sultan Agung berpamitan kepada raja Banten. Segera Sultan Agung turun dari singgasananya dan memangil Juru Taman. Yang dipanggil tentu saja tidak datang karena memang sudah tidak ada di tempat itu. Sultan Agung merasa khawatir, sudah ia putari pendapa itu tapi tetap tidak dapat ia temukan abdinya.
Sesudah menemui teman-temannya, Juru Taman segera kembali ke pendapa. Juru Taman terkejut melihat junjungannya tidak berada di tempatnya lagi, kecuali tinggal singgasananya saja. Ia mengira Sultan Agung telah kembali ke Mataram seorang diri dengan cepat. Segera saja Juru Taman menyusul rajanya ke Mataram dengan menjunjung singgasana itu.
Melihat singgasana Sultan Agung yang tiba-tiba hilang lenyap dalam tempo sekejap mata, sultan Banten beserta rakyatnya melongo. Tidak habis rasa heran mereka bagaimana seorang raja yang mampu datang secara tiba-tiba, masih dengan singgasananya pula, dan ketika pulang singgasannya bisa hilang pula dalam sekejap.
Sumber : metro balikpapan

3 Feb 2013

Potret Langka Presiden Soekarno Solat Di Amerika Serikat


Potret Langka Presiden Soekarno Solat Di Amerika Serikat


Dalam rangka kunjungan Presiden Soekarno ke Amerika Serikat tahun 1956. Ketika tiba saatnya shalat, Bung Karno dan rombongan menuju salah satu masjid di sana untuk bersujud. Foto-foto berikut terasa sejuk kalau kita resapi dalam hati. Karenanya saya merasa tidak perlu berpanjang kata mengomentari ataupun memuji. Kita nikmati saja deretan foto di bawah ini, sambil membenamkan imaji sedalam-dalamnya.
Bung Karno, dengan tongkat komandonya berjalan kaki melintasi koridor masjid. Para pengawal correct menjaga Presidennya, lantas mengiringkannya masuk ke dalam masjid.

Usai shalat berjamaah, Bung Karno berdoa sejenak. Sejurus kemudian, ia bangkit berdiri lagi untuk kembali melaksanakan shalat sunah dua raka’at…. Anggota rombongan lain, ada yang mengikuti Bung Karno shalat sunah, ada yang tekun berdzikir, ada pula yang beringsut mundur, dan menunggu di luar masjid.

Usai shalat, tak pernah lupa Bung Karno khusuk berdoa. Tampak di sebelah kiri Bung Karno adalah Roeslan Abdulgani. diplomat muda, pahlawan pada pertempuran heroik 10 November 1945 di Surabaya. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Luar Negeri, dan termasuk tokoh di balik Konferensi Asia Afrika Bandung yang bersejarah itu. Roeslan Abdulgani wafat 29 Juni 2005 dalam usia 91 tahun.

Seperti umumnya jemaah masjid, begitu pula Bung Karno. di dalam masjid, tidak ada presiden, tidak ada menlu, tidak ada pejabat. Yang ada hanya imam dan makmum. Begitu pula usai shalat, Bung Karno dengan santai duduk di tangga masjid untuk mengenakan sepatu, seperti halnya jemaah yang lain.

Usai shalat, ia kembali melanjutkan protokol kunjungan kenegaraannya. Antara lain menggelar pembicaraan bilateral dengan Presiden dwight Eisenhower yang dikisahkan “kurang mesra".


 

7 Sifat Semut Yang Patut Manusia Tiru


7 Sifat Semut Yang Patut Manusia Tiru








1. Peduli
Peduli dan peka terhadap segala hal yang terjadi dalam lingkungannya serta selalu memelihara rasa cinta kasih kepada sesama.

2. Positif Dan Antusias
Selalu antusias dalam berpikir dan bertindak demi mencapai tujuan berusaha. Namun segala pemikiran dan tindakan tersebut bersifat positif demi menjaga kelangsungan usaha.

3. Inisiatif
Memiliki inisiatif dalam menjalankan usaha berdasarkan motivasi yang kuat untuk maju dan mencapai tujuan tanpa menunggu komando, dan tanpa menyimpang dari kebijakan perusahaan atau negara.

4. Rendah Hati
Berusaha selalu optimis dalam setiap langkah, namun tidak sombong dan selalu menghargai serta menghormati orang lain.

5. Kreatif Dan Inofatif
Selalu kreatif dalam berusaha dengan melakukan berbagai inovasi agar dapat memenangkan persaingan dan menjadi Leader dalam lingkungannya.

6. Disiplin Dan Bertanggung jawab
Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap kelangsungan hidup kegiatan usaha. Untuk itu, diperlukan disiplin yang tinggi dalam menjalankan semua peraturan/ketentuan demi mencapai tujuan.

7. Kerjasama
Mampu menjalin kerjasama untuk menggalang kemitraan dengan semua kalangan dalam menjalankan tugas agar sukses mencapai tujuan.

asa usul nama jabotabek


Bagi Anda istilah Jabodetabek mungkin sudah tidak asing lagi didengar, karena istilah jabodetabek ini bisa jadi didengar bagi Anda yang tinggal di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Nah, namun tahukah Anda asal-usul tempat-tempat yang berada di Jabodetabek, berikut ulasannya :


Rawa Badak
Merupakan penyebutan daerah atau kampung yang terletak dekat pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta Utara. Asal – usul nama Rawa Badak berasal dari penyebutan tempat yang merupakan rawa – rawa yang sangat besar. Daerah ini pada masa lalu merupakan rawa – rawa yang luas, kemudian oleh para pendatang rawa ini diuruk sehingga tanah di daerah ini kering dan layak dihuni.

Rawa Badak berasal dari dua kata yang digabung. Rawa berarti tempat yang selalu basah karena banyak air dan badak berasal dari bahasa Sunda atau Jawa yang berarti besar atau luas. Maka bagi orang Sunda atau orang jawa daerah ini disebut dengan Rawa Badak yang artinya rawa yang luas.

Roa Malaka
Kawasan Rowamalaka, atau Ruamalaka, dewas ini menjadi sebuah Kelurahan, Kelurahan Roamalaka, termasuk wilayah Kecamatan Tambora, Kotamadya Jakarta Barat.

Mengenai asal nama kawasan itu ada dua pendapat. Pertama berasal dari kata rawa dan malaka” sebuah rawa dengan pohon malaka” (Garicinia cornea L. termasuk keluarga Clusiaceae), yang buahnya dapat dimakan. Hal itu masuk akal, karena kawasan tersebut jaman dahulu memang berawa – rawa, sedang pohon malaka dapat tumbuh di dataran rendah.
Keterangan lain menyatakan, bahwa kawasan tersebut dikenal dengan nama Roa – Malaka, karena pernah dijadikan tempat pemukiman orang – orang Portugis yang ditawan di Malaka, setelah kota tersebut pada tamggal 1 Januari 1641 direbut oleh Belanda dari orang – orang Portugis yang menguasainya selama 130 tahun. Sebagian besar orang – orang Portugis yang ditawan ditempatkan di Nagapatman, pantai barat India. Sebagian lagi ditempatkan di Batavia (De Haan 1935:83). Golongan atas dari tawanan perang itu, termasuk mantan Gubernur Malaka Dom Luiz Martin de Chichorro, ditempatkan di Jonkersgracht, yang pada jaman itu terbilang daerah pemukiman elit (J.R. van Diessen 1989:191).

Jonkersgracht kemudian dikenal dengan sebutan Rua Malaka atau Jalan Malaka Rua Malaka lambat – laun berubah pengucapannya, menjadi Roa Malaka. Pada masa pemerintahan Van Der Cappellen (1816 – 1826), Jonkersgratch diuruk (De Haan 1935:205), mungkin karena proses pendangkalannya makin cepat sehingga menimbulkan genangan – genangan air yang menjadi sumber penyakit (De Haan 1935:205).
Salemba
Salemba adalah kawasan antara Jalan Kramat Raya dan Jalan Matraman Raya . Dikawasan Salemba terdapat beberapa nama tempat yang diawali Salemba, seperti salemba Bluntas, Salemba Tengah, Salemba Utankayu, dan Salemba Tanah Padri.

Pada peta abad kesembilanbelas dan peta awal abad ke-20 kawasan Salemba bernama Struyswijk, yang dapat diartikan “kawasan Struys” karena tuan tanah pertamanya, adalah Abraham Struys, seorang mantan pejabat pada Kompeni yang kaya raya. Tanah itu kemudian diwariskan kepada anaknya, Anna Struys yang menikah dengan Joan van Hoorn, seorang pejabat tinggi Kompeni di Batavia.
Menurut Resolusi tertanggal 22 Oktober 1699 kawasan struyswijk menjadi milik Joan van Hoorn, yang menjual sebagian daripadanya.Kepada Domine Kiezenga seharga 5000 Ringgit, termasuk 330 ekor sapid an sejumlah perlengkapan rumah tangga. Bagian yang dibeli Domine tersebut kemudian dikenali dengan sebutan Tanah Padri(De Haan 1910:6,7,13) yang masih tercantum sebagai nama tempat pada peta 1911 yang ditebitkan oleh Topograpisch Inrichting Batavia, Lembar I.IV.
Sampur
Merupakan nama tempat obyek wisata atau tempat melancong masa lalu yang terletak dipiggir pantai sehingga sering disebut dengan pantai sampur. Nama ini berasal dari kata yang diberikan oleh orang Belanda untuk tempat peristirahatan dipinggir pantai zandpoort. Oleh masyarakat pribumi istilah ini dibaca dengan sampur. Untuk masa sekarang kata sampur hampir hilang dari peta kota Jakarta, karena pantai ini telah dikembangkan untuk perluasan pelabuhan peti kemas Tanjung Priuk. Pada masa lalu, pantai sampur ini merupakan obyek wisata pantai yang paling terkenal di Batavia.
Pantai sampur disukai oleh noni – noni dan sinyo – sinyo (sebutan untuk muda – mudi orang Belanda) dan begitu juga masyarakat pribumi, banyak yang berkunjung ke pantai sampur ini. Sebelum pantai Ancol dikembangkan sebagai obyek wisata pantai yang disebut dengan Pantai Bina Ria Ancol, pantai sampur merupakan obyek wisata pilihan utama diteluk Jakarta.

Senayan
Kawasan senayan mulai banyak dikenal sejak di sana didirikan sebuah gelanggang olah raga yang bertaraf internasional dengan nama Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno, yang dibangun awal tahun enampuluhan atas bantuan Pemerintahan Uni Sovyet pada jaman Perdana Menteri Nikita Sergeiwitsj Kruschev. Senayan semakin banyak disebut – sebut setelah dibangun Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Pada peta yang diterbitkan oleh Topographisch Bureau, Batavia, tahun 1902 kawasan Senayan masih ditulis Wangsanajan, atau Wangsanayan menurut EYD. Kata wangsanayan dapat berarti “tanah tempat tinggal atau tanah milik seseorang yang bernama Wangsanaya”. Wangsanayan lambat – laun berubah, menjadi lebih singkat, Senayan.
Tidak mustahil, Wangsanayan tersebut adalah yang dimaksud oleh De Haan, sebagai salah seorang asal Bali, berpangkat Letnan, sekitar tahun 1680 (De Haan 1911:174). Belum ditemukan keterangan lebih lanjut dari tokoh tersebut, demikian pula tentang sejarah yang berkaitan dengan kawasan yang sekarang dikenal dengan nama Senayan itu.
Senen
Kawasan Senen dewasa ini menjadi sebuah Kecamatan, Kecamatan Senen, wilayah Kotamadya Jakarta Pusat.

Nama diambil dari sebutan terhadap pasar yang dibangun oleh Justinus Vinck, di ujung sebelah selatan jalan Gunung Sa(ha)ri, yang dulu bernama Grote Zuiderweg. Di kalangan orang – orang Belanda, pasar tersebut dikenal dengan sebutan Vinckpasser (pasar Vinck). Tetapi karena hari pasarnya pada awalnya ditetapkan hanya hari Senin, lalu disebut Pasar Senen. Berkat kemajuan dan semakin ramainya pasar itu, maka sejak tahun 1766 dibuka pada hari – hari lainnya.
Di sebelah timur pasar terdapat rumah – rumah orang Cina. Di belakangnya mengalir terusan yang dinamai Kali Baru. Terusan itu dibuat pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Baron van Imhoff (1743 – 1750).
Pada awalnya Pasar Senen hanya terdiri atas gubuk – gubuk. Sampai tahun 1815 di sana masih terdapat rumah – rumah dari gedek. Walaupun sudah ada rumah petak dari kayu, tetapi belum ada satu pun rumah tembok. Menurut catatan, pada tanggal 9 Juli 1826, sebagian besar dari bangunan – bangunan pasar itu terbakar. Mungkin sesudah terjadinya kebakaran itu baru mulai dibangun bangunan – bangunan dari tembok

Srengseng Sawah
Srengseng Sawah dewasa ini menjadi nama sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Kotamadya Jakarta Selatan. Sampai tahun tigalpuluhan abad ke-20 kawasan Srengseng menjadi bagian dari wilayah Distrik (Kewedanaan) Kebayoran, Kabupaten Meestercornelis.

Dahulu kawasan tersebut biasa disebut Srengseng saja, tanpa kata sawah. Orang Belanda VOC menyebutnya Sringsing. Mungkin karena di situ banyak dibuka persawahan, maka kemudian disebut Srengsengsawah. Atau, mungkin juga untuk membedakannya dengan Srengseng di Jakarta Barat, yang sekarang menjadi nama kelurahan di wilayah Kecamatan Kebonjeruk.
Srengseng diambil dari nama semacam pandan berdaun lebar, pinggirnyaberduri – duri, Pandanus caricosus Ramph, termasuk famili Pandaneseae. Daunnya bisa dianyam dijadikan tikar atau topi kasar (Fillt 1883, 264). Sampai meletusnya Perang Dunia Kedua produksi tikar dan topi pandan dari Distrik Kebayoran mempunyai nilai ekonomi yang cukup berarti, dapat dipasarkan kedaerah – daerah lain, bahkan ke luar Pulau Jawa ( Tideman 1932:19). Sampai tahun tujuh puluhan abad ke-20 ,Masih banyak penduduk asli Srengseng Sawah dan sekitarnya yang membuat tikar dan topi pandan sebagai usaha sampingan.

Pada tahun 1674 kawasan Srengseng tercatat sebagai milik Karim, anak seorang bekas Kapten Jawa, bernama Citragladak. Kemudian jatuh ke tangan Cornelis Chalestein, tuan tanah kaya rayayang antara lain memiliki tanah partikelir Depok. Di Srengseng ia mempunyai sebuah rumah peristirahatan. (De Haan 1935:340).
Sunda Kelapa
Merupakan sebutan pelabuhan tradisional yang ada di teluk Jakarta. Sebenarnya nama ini awalnya adalah Kelapa. Hal ini dapat di buktikan dengan berita yang terdapat dalm tulisan hasil perjalanan Tome Pires pada tahun 1513 yang disebut dengan Suma Oriental.

Dalam buku tersebut disebutkan bahwa nama pelabuhan adalah Kelapa. Karena pada waktu itu wilayah ini dubawah kekuasaan kerajaan Sunda maka kemudian pelabuhan ini disebut dengan Sunda Kelapa.
Tambora
Kawasan Tambora dewasa ini menjadi sebuah kelurahan, Kelurahan Tambora, termasuk wilayah Kecamatan yang sama Kotamadya Jakarta Barat.
Nama Tambora dari kawasan ini mungkin diberikan oleh orang –orang yang berasal dari Pulau Sumbawa, yang pada tahun 1755 diberitakan dipimpin oleh seorang Kapten. Mungkin komunikasi mereka, yang jumlahnya tidak begitu banyak, kurang mendapat perhatian, kalau saja tidak muncul seorang tokoh yang menimbulkan kekaguman orang – orang Belanda, yaitu Kapten Abdullah Saban. Karena menunjukkan jiwa kepemimpinan yang luar biasa, terutama dalam pertempuran di laut, Pada tahun 1794 dia diangkat menjadi Kepala Kepulauan Seribu (Hoofd over Duizend Eilanden). Pada tahun 1800 ia dianugerahi pedang kehormatan. Pada tahun 1808 oleh Daendels diangkat menjadi Liutenant van de eerste classe bij de Hollandshe Koninglijke Marin (De Haan 1935:375).

Tokoh lain yang perlu dicatat, adalah Haji Mustoyib Ki Daeng yang berjasa membangun Masjid Tambora. Ia adalah orang Cina muslim, asal Makasar, pernah tinggal beberapa lama di Bima, di kaki Gunung Tambora, Sumbawa. Karena suatu sebab, mungkin dituduh menghasut warga setempat untuk melawan penguasa, pada tahun 1755 ia dihukum penjara di Batavia, selama 5 tahun. Setelah bebas ia berniat akan tetap tinggal di Batavia. Sebagai tanda syukur kepada Yang Maha Kuasa, pada tahun 1761 ia membangun sebuah masjid. Untuk mengenang tempat ia ditangkap penguasa, masjid yang dibangunnya itu diberi nama Masjid Tambora (J.R van Diesen 1989:206).
Masjid yang dibangun Mustoyib itu merupakan inti dari keadaannya dewasa ini. Bagiannya yang terletak dipinggir sungai masih menunjukkan bentuk asalnya. Setelah mengalami beberapa kali perbaikan, pada tahun 1980 masjid itu diperbaiki lagi serta diperluas.

Haji Mustoyib dimakamkan di halaman masjid tersebut. Makamnya yang dinaungi bangunan bertiang tembok enam buah, sampai dewasa ini masih terpelihara dengan baik.
Tanah Abang
Kawasan Tanah abang meliputi sebagian besar wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kotamadya Jakarta Pusat.

Menurut Tota M. Tobing (intisari, Agustus 1985), ada anggapan, bahwa namaTanah Abang diberikan oleh orang – orang Mataram yang berkubu di situ dalam rangka penyerbuan Kota Batavia tahun 1628. Pasukan tentara Mataram tidak hanya datang melalui laut di utara, melainkan juga melalui darat dari selatan. Ada kemungkinan pasukan tentara Mataram itulah yang memberi nama Tanah Abang, karena tanahnya berwarna merah, atau abang menurut bahasa Jawa.
Kemungkinan lain adalah bahwa nama itu diberikan oleh orang – orang (Jawa) Banten yang bekerja pada Phoa Bingham, atau Bingam, waktu membuka hutan di kawasan tersebut. Konsesinya diperoleh Bingam, Kapten golongan Cina, pada tahun 1650 (De Haan, II: 413). Mungkin karena pernah bermukim di Banten sebelum hijrah ke Batavia, seperti Benkon, pendahulunya, Bingam pun akrab dengan orang – orang Banten. Benkon pernah membebaskan wangsa, seorang asal Banten,dari tahanan Kompeni dengan uang jaminan sebesar 100 real, pada tahun 1633 (Hoetink dalam Bijdragen 79, 1923:4).
Tanah Merdeka
Merupakan penyebutan wilayah yang cukup luas di Jakarta Timur Lokasinya sekarang terbentang, antara jalan Raya Bogor, Kelurahan Dukuh, jalan tol T.B Simatupang dan terus ke Selatan kelurahan Rambutan dan kelurahan Ceger. Sekarang yang tersisa adalah nama jalan yang ada dikelurahan Rambutan. Penyebutan nama Tanah Merdeka berasal dari masa penjajahan VOC berkuasa di Batavia. Pada waktu itu bagi tokoh yang berjasa membantu VOC akan diberi lahan tanah di pinggiran Kota Batavia dan tidak dipungut pajak. Mereka yang diberi tanah itu harus mampu menjaga keamanan dan harus membantu VOC dalam segala hal. Tanah yang diberikan kepada orang yang berjasa bagi VOC itu disebut Tanah Merdeka.

Tiang Bendera
Kawasan Tiang Bendera terletak di wilayah Kelurahan Roamalaka, Kecamatan Tambora, Kecamatan Jakarta Barat. Kantor Kelurahannya sendiri, dewasa ini terletak di Jalan Tiang Bendera Utara No.90A.

Nama Tiang Bendera berasal dari tiang bendera yang sehari – hari terpancang di depan rumah Kapten Cina pada pertengahan abad kedelapanbelas, setelah selesainya pemberontakan Cina, tahun 1740.setiap tanggal 1 penanggalan Masehi, mulai tahun 1743, pada tiang bendera itu dikibarkan bendera, untuk mengingatkan warga Tionghoa untuk membayar pajak kepala, sewaan rumah dan sebagainya. Menurut F. De Haan, dikalangan orang –orang Cina di Batavia, tanggal 1 setiap bulan penanggalan Masehi biasa disebut “dag der vlaghijsching”, hari pengibaran bendera.
Demikianlah maka kawasan tersebut dikenal dengan sebutan Kampung Tiang Bendera(sic).
Rumah tempat tinggal Kapten Cina (tidak jelas siapa namanya itu awalnya bukanlah rumah dinas, melainkan rumah milik pribadi, yang dibelinya dari Gubernur Jenderal Baron van Imhoff pada tahun 1743. Pada tahun 1747, setelah kapten itu meninggal, rumah tersebut dikuasai oleh Balai Harta Peninggalan, dan dijadikan rumah dinas Kapten Cina. Mulai tahun 1805 dirumah itu biasa diselenggarakan rapat – rapat Dewan Cina. Dewan tersebut kemudian menempati bangunan tua Belanda di Jalan Tongkongan.
Tugu
Kawasan Tugu dewasa ini dibagi menjadi dua kelurahan, yaitu Kelurahan Tugu Selatan dan Tugu Utara, termasuk wilayah Kecamatan Koja, Kotamadya Jakarta Utara.

Tugu berupa prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara diperkirakan dibuat pada abad kelima Masehi, ditemukan dikampung Batutumbuh, dijadikan sebutan bagi kawasan tersebut. Prasasti tersebut memberitakan tentang dibuatnya saluran air sepanjang 6122 busur, atau kurang lebih 11 Kilometer, dalam waktu 21 Hari. Hal itu membuktikan bahwa 16 abad yang lalu saluran air di pantai utara kawasan Jakarta dan sekitarnya sudah diperlukan, untuk mengatur pengairan, baik untuk penanggulangan bahaya banjir atau pun untuk pertanian.
Tugu mulai disebut – sebut pada tahun 1661 yaitu tahun ditempatkannya 23 orang Kristen asal Benggala dan Koromandel. Lima belas tahun kemudian. Jumlahnya meningkat menjadi 40 atau 50 keluarga dan ditempatkan seorang guru di sana. Setengah abad kemudian, 1735, dibangunlah sebuah gereja dari tembok, yang pada tahun 1740 dibakar oleh orang – orang Cina yang memberontak. Pada tahun 1744 dibangun lagi gereja baru atas biaya seorang pejabat VOC Justinus Vinck.
Prasastinya sendiri, yang berbentuk bulat hampir menyerupai kerucut, sehingga baris – baris hurufnya dituliskan melingkar, sebanyak 5 baris berhuruf Palawa, dewasa ini disimpan di Museum Nasional Replikanya dapat disaksikan di Museum Sejarah Jakarta, di Taman Fatahillah.

melihat makhluk astral

Melihat makhluk halus, makhluk ghaib, dengan mata telanjang adalah merupakan hal yang biasa bagi para pelaku olah samadhi. Dan tentunya tidak sedikit para pelaku olah samadhi yang dapat melakukan hal ini, oleh karenanya, sebelumnya saya mohon maaf kepada mereka-mereka yang sudah bisa melakukannya, di sini bukannya saya bermaksud untuk menggurui siapapun, namun hanya sekedar membagi sedikit pengetahuan yang pernah saya peroleh dari 2 (dua) sosok pribadi yang saya kagumi, bagi siapapun yang membutuhkannya.

Keingintahuan saya akan hal ini dulu bermula dari rasa penasaran saya, karena setiap saya mengunjungi tempat-tempat tertentu yang di katakan oleh teman-teman saya sebagai tempat yang angker, namun saya justru tidak pernah bertemu ataupun melihat mereka secara langsung dengan mata telanjang.
Rasa penasaran itupun akhirnya terpuaskan ketika suatu saat, KRMH Toeloes H Koesoemaboedaja/Soerjabrata mengajarkan kepada saya tentang cara agar dapat melakukan hal tersebut. Tidak lama berselang, masih sekitar tahun 1990 an, bapak R Soenarto, pimpinan serta pemilik Padepokan Pramana Sedjati yang berdomisili di Pati, Jawa Tengah, yang waktu itu padepokannya beranggotakan sekitar 40 ribuan orang, juga mengajarkan kepada saya tentang hal yang sama meski dengan cara yang sedikit berbeda.
Sedikit bercerita tentang Bapak R Soenarto, beliau ini di kehidupan sebelumnya adalah seorang wiku. Waktu itu, jika kita datang sowan kepada beliau, jika kita awas, di sekeliling beliau selalu tampak berjejer-jejer para wiku yang tengah duduk di ruang tamu beliau walau jika di lihat dengan mata orang biasa tampaknya kursi-kursi tersebut kosong.
Berikut ini adalah cara agar dapat melihat makhluk halus/makhluk gaib tersebut :
MENURUT BAPAK KRMH TOELOES KOESOEMABOEDAJA/SOERJABRATA
Posisi duduk seperti orang yang tengah bersamadhi, mata melihat pucuking grana, namun mata dalam keadaan tetap terbuka. Persis juga seperti orang yang tengah bersamadhi, sambil mata melihat pucuking grana juga merasakan keluar masuknya nafas dari hidung ke dalam tubuh kita. Lakukan seperti itu terus minimal 15 menit dalam setiap latihan.
Biarkan dan jangan rasakan jika mata meneteskan air mata, namun jaga agar mata tetap dalam keadaan terbuka. Lakukan demikian terus secara rutin setiap harinya, dan usahakan terus meningkat. Jika awalnya hanya kuat selama 15 menit, tingkatkan menjadi 30 menit, 45 menit, 1 jam dan seterusnya. Lama kelamaan, mata kita akan terbiasa dan tidak meneteskan air mata lagi.
Waktu yang tepat untuk berlatih seperti yang di sarankan oleh bapak KRMH Toeloes Koesoemaboedaja/Soerjabrata adalah antara pukul 21.00 sampai 24.00 atau antara pukul 03.00 sampai 05.00.
Biasanya, asalkan ajeg dan telaten, dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan sudah akan tampak hasilnya. Dan nantinya tidak hanya penglihatan kita saja yang mampu melakukan hal tersebut, namun telinga kita pun akan lebih peka mendengar hal-hal yang ghaib.
MENURUT AJARAN BAPAK R SOENARTO
Hampir sama dengan yang di ajarkan oleh bapak KRMH Toeloes Koesoemaboedaja di atas, hanya sedikit berbedanya pada obyek yang di lihat.
Menurut ajaran bapak R Soenarto, kita harus membuat satu buah titik di suatu tempat, misalkan di tembok, dan kemudian kita duduk dalam posisi seperti posisi orang bersamadhi. Jarak antara pandangan mata dengan titik tersebut kurang lebih satu meter. Usahakan titik tersebut posisinya tegak lurus dengan posisi mata kita memandang, agar dalam menatap nantinya tidak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Untuk jamnya pun sama seperti yang di ajarkan bapak KRMH Toeloes, yaitu antara pukul 21.00 sampai 24.00 atau pukul 03.00 sampai pukul 05.00.
Pada saat kita menatap titik itupun, kita juga sambil merasakan keluar masuknya nafas dari hidung ke dalam tubuh dan sebaliknya. Biarkan jika mata mengeluarkan air mata, dan lakukan minimal 15 menit setiap kali latihan, dan terus di tingkatkan hingga 30 menit, 45 menit, satu jam dan seterusnya hingga suatu saat kita sudah tidak merasakan lagi ada air mata yang keluar, bahkan sudah tidak merasakan lagi bahwa kita tengah berada di suatu tempat sedang melakukan latihan tersebut. Saat itu kita seperti berada di suatu tempat yang sunyi, sepi … suwung …
Lakukan latihan ini secara ajeg dan telaten, jangan bosenan, maka kita akan memperoleh hasil sesuai seperti yang kita harapkan.
Ada banyak manfaat bagi kita, para pelaku olah samadhi, jika kita bisa melakukan hal-hal seperti ini, salah satunya adalah kita bisa tahu pasti akan ada atau tidaknya makhluk halus tersebut di suatu tempat tertentu. Jadi tidak hanya mengatakan bahwa hal ini mitos, hal itu mitos dan lain sebagainya tanpa membuktikannya terlebih dahulu. Mengatakan sesuatu itu mitos tanpa membuktikannya terlebih dahulu, tidak ada bedanya dengan fitnah. Dan seperti yang kita ketahui bersama, bahwa memfitnah itu adalah lebih kejam daripada ……….

Pasrah dengan Nasib atau Berusaha Mengubahnya?

Pasrah dengan Nasib atau Berusaha Mengubahnya?

cara-bersyukurSeringkali kita mendengar banyak orang mengeluh dengan berkata “ya..inilah nasib..harus dijalani”, seolah-olah sudah menerima saja bahwa nasibnya yang seperti itu. Terkadang ketika menerima sesuatu masalah yang berat juga berkata, inilah nasib…mau gimana lagi. Nasib…nasib…dan nasib…apa memang betul jika itu nasib yang sudah Tuhan tuliskan buat kita? Dan kita seringkali mengeluh jika peristiwa yang kita alami adalah negatif atau kesusahan, artinya saat seolah-olah nasib kita jelek maka kita mengeluh. Namun saat nasib kita sedang baik, apakah kita juga berkata? “enak juga ya nasibku?” , “wah ternyata nasibku baik juga”…pernahkah kita seperti itu saat menerima peristiwa yang baik?
Apakah sebenarnya NASIB itu? apakah sesuatu yang jelek saja atau yang baik juga? NASIB lebih disamakan dengan TAKDIR yang Tuhan berikan kepada kita, tapi apakah iya Tuhan menakdirkan kita sesuatu yang jelek?atukah kejelekan atau hal negatif itu hanya sebuah proses untuk menuju sebuah takdir yang baik. Semua kembali kepada persepsi kita kepada peristiwa yang terjadi dalam hidup kita sehari-hari. Jika kita menganggap itu adalah nasib yang sudah harga mati sebuah nasib jelek maka akan terasa jelek terus semakin jelek maka hidup kita benar-benar dikelilingi oleh kesusahan. Tetapi jika kita berusaha mengubah persepsi tentang peristiwa yang terlihat jelek menjadi hal yang positif maka tanpa disadari perlahan akan mengalami hal-hal yang berubah menjadi positif dan hidup kita akan berubah dikelilingi oleh kebahagiaan.

Berarti jika kita mengalami sebuah peristiwa yang terkesan negatif atau terkesan jelek, sikap awal yang harus kita lakukan bukan mengeluh atau terus menghayati sisi negatif. Bahkan kita, seringkali malah berdoa dengan mengeluhkan kepada Tuhan atas peristiwa yang jelek ini, kita lebih menghayati dan kita meresapi begitu dalam peristiwa jelek akibatnya yang kita rasakan hanyalah sebuah ketenangan semu. Mengapa saya katakan ketenangan semu, karena ketenangan yang dirasakan dalam hati mereka yang selalu mengeluh atas peristiwa negatif hanya kelegaan karena sudah mengeluarkan semua uneg-uneg dalam diri. Tapi yang tersimpan dihati tetap sebuah pandangan negatif terhadap peristiwa tersebut, coba kita pikir bersama, saat kita menganggap bahwa sebuah peristiwa yang terjadi adalah hal negatif bagi diri sendiri berarti kita juga menganggap Tuhan sedang berbuat jelek kepada kita, benar kan? Bukankah itu kita berprasangka buruk kepada Tuhan?
Mari kita renungkan melalui hati, Tuhan adalah sosok yang Maha Baik, yang Maha Positif dan yang Maha Pengasih. Kalau begitu, apakah begitu pantas jika kita berprasangka buruk kepada Tuhan? Sebagai makhluk ciptaan-Nya maka kita sebenarnya hanya pantas untuk berprasangka positif kepada Tuhan. Artinya, saat kita mendapat sesuatu yang orang umum mengatakan itu semua musibah atau kejelekan maka itu hanyalah persepsi manusia saja. Ketika kita menganggapnya sebuah musibah artinya kita membiarkan saja musibah itu terus terjadi dalam kehidupan ini, solusi tercepat untuk mengubahnya adalah dengan mencoba membalikkan persepsi kita saat mengalami peristiwa itu.
curhat-dengan-tuhan
Teknik dasar untuk membalikkan persepsi terhadap sebuah musibah atau sesuatu yang kita anggap nasib buruk adalah dengan mencari 1001 alasan POSITIF tentang peristiwa itu? Berpikir berarti menyibukkan diri untuk mencari hal-hal yang positif dan memenuhi pikiran dan hati tentang hal yang positif maka itu artinya kita berusaha berprasangka positif kepada Tuhan. Anda tahu apa dampaknya jika kita melakukan hal itu? Jika ingin tahu, maka cobalah dan rasakan bahwa hidup kita akan dikelilingi dengan segala sesuatu yang POSITIF, bahkan disaat semua orang mengganggap keadaan yang kita alami adalah keburukan hati kita akan tetap mengatakan bahwa “ini adalah proses Tuhan untuk menuju sebuah kebaikan dan pasti BAIK karena Tuhan adalah MAHA BAIK”

Segitiga Bogor

Di wilayah sekitar Halimun Bogor dan sekitarnya ada benteng-benteng milik Prabu Siliwangi yang tak kelihatan, pusat kerajaan ada di Gunung Salak, sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum. Catatan sejarah soal Kerajaan Siliwangi pasca kehancurannya setelah diserang Kesultanan Banten pada tahun 1620-an, adalah catatatan pertama kali dari Scipio yang melakukan ekspedisi sekitar tahun 1687 mencatat ada ratusan macan gembong atau harimau bertempat tinggal di sebuah bangunan dekat Kebun Raya Bogor sekarang.

Selain itu ditemukan rawa yang berisi badak di sekitar Sawangan, dinamakan Rawa Badak dimana di ujung Rawa Badak ditemukan juga situs parit dan bekas tembok keraton yang dijadikan sarang macan, sekarang sarang macan ini dikenal pertigaan beringin di Sawangan. Selain catatan-catatan arkeologi, ada catatan mistis tentang segitiga Bogor.
Ada tiga gunung yang dianggap angker di masa Mataram Sultan Agung, pertama Gunung Merapi, Kedua Gunung Slamet dan Ketiga Gunung Halimun, diantara ketiganya Gunung Halimun-lah yang dianggap paling angker karena memiliki misteri luar biasa. Sampai saat ini banyak peristiwa jatuhnya pesawat di sekitar segitiga Gunung Halimun-Gunung Salak-Gunung Gede.
Daya energi ketiga gunung itu ada di Istana Cipanas, sekitar gedung yang dibangun Bung Karno namanya Gedung Bentol, tempat dimana Bung Karno selalu bermeditasi sejak dia menempati Istana Merdeka di tahun 1949. Di belakang Gedung Bentol ada sumber air panas, yang merupakan energi dari Siliwangi.
Dilamarnya Puteri Dyah Pitaloka yang kecantikannya serupa bidadari dan mewariskan kecantikan yang bisa dilihat pada gadis-gadis Bandung, Cianjur dan Sumedang sekarang ini adalah rahasia ‘Wahyu Nusantara’ yang dimiliki kerajaan Pajajaran, dimana Gadjah Mada ingin memilikinya “Siapa yang menguasai Wahyu Nusantara dia akan menguasai Indonesia’, penguasaan wahyu nusantara ini menimbulkan konflik antara Hayam Wuruk yang berpendapat bahwa wahyu itu bisa diambil dengan cara Ken Arok yaitu menikahi puteri sang Raja, di satu sisi wahyu bisa diambil dengan cara menaklukkan Pajajaran dan membangun kerajaan Majapahit Barat di Pakuan.
Tanpa disengaja menurut kepercayaan banyak orang Bung Karno mengawini puteri Bandung yaitu: Inggit Garnasih yang ditengarai masih keturunan Raja Siliwangi dimana wahyu Nusantara bersemayam di tubuh Inggit Garnasih, dan Bung Karno keturunan langsung Brawijaya V mengobarkan semangat Nusantara bermula di Bandung pada rapat politik Radicale Concentratie di Bandung tahun 1922. Bandung adalah kota terakhir dimana Prabu Linggabuana menyucikan diri di danau Bandung sebelum berangkat ke Majapahit dan kelak beristirahat di Pesanggrahan Bubat dimana kemudian datang Gadjah Mada dan terjadilah insiden pembunuhan dan pembantaian besar-besaran rombongan Pajajaran.
Sisa-sisa dari Laskar Perang Bubat melarikan diri ke Gunung Salak, sementara sisa-sisa dari punggawa Siliwangi yang diserang Banten lari ke Gunung Halimun. Tempat dimana seringnya pesawat menghilang, ini mirip dengan segitiga Bermuda dan segitiga formosa.
Gunung Halimun dan Gunung salak ini mirip Gunung Lawu yang disucikan Majapahit, tak boleh ada yang melintasi diatasnya, burungpun bisa mati bila melewati satu titik tanah yang sakral
.

2 Feb 2013

8 Kebohongan seorang ibu dalam hidupnya

8 Kebohongan seorang ibu dalam hidupnya


Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : “Minumlah nak, aku tidak haus!” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku tidak terbiasa” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : ” Terima kasih ibu ! ” Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.
Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah orang tua kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orang tua kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari.