26 Sep 2013

Daya keris dan sang pemilik

Proses Transformasi Daya Pusaka
Setiap pusaka khususnya keris dan tombak pusaka tayuhan memiliki Energi atau yang sering disebut dengan istilah Yoni, aura, isi atau khodam dan sejenisnya. Namun isi disini bukan berupa makluk tetapi energi atau daya.
Tanpa kita sadari jika kita mempunyai dan merawat pusaka khususnya keris dan tombak maka akan terjadi proses transformasi energi pusaka ke pemilik pusaka, perpindahan ini melewati beberapa tahapan yang waktunya relative tergantung dari keahlian si pemilik keris itu sendiri, tahapan tersut diantaranya :

1. Saat kita mendapat keris, energi kita cocok dengan energi keris hanya saja energi kita dibawah energi keris tersebut namun ada juga energi kita sejajar atau juga diatas energi keris tersebut sehingga proses transformasi ini langsung menuju pada proses nomor 3
2. kemudian keris mengolah energi kita agar sejajar dengan energi keris tersebut, proses ini biasanya memberikan beberapa efek kepada si pemilik keris ada yang kuat dan ada juga yang tidak kuat, jika kuat maka akan berlanjut ke tingkat selanjutnya namun jika tidak kuat keris tersebut akan mencari orang yang bisa sesuai dan cocok dengan energi keris tersebut. Tanda-tanda efek ini bermacam-macam ada yang menimbulkan panas, dingin, semangat, loyo, pemarah, pendiam, arif dan lain sebagainya.
3. Setelah sejajar dan sama dengan energi keris maka keris sudah mulai menyatu dengan pemiliknya
4. Kemudian keris mengangkat energi pemilik keris ini keudara dan keris sudah benar-benar menyatu dengan manusia. Tugas keris sudah selesai karena daya yang ada pada keris sudah disalin atau dicopy kepemilik keris.
5. Pada proses ini jika keris kemudian dijual atau dimaharkan atau hilang maka proses selanjutnya akan kembali kemanusia itu sendiri, apakah manusia mampu menyimpan daya keris itu ataupun tidak.
dari berbagai sumber